Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Bocah Ini Tidak Kencing Selama 3 Tahun


Bocah Ini Tidak Kencing Selama 3 Tahun  – Buang air kecil alias kencing adalah kondisi alami yang terjadi pada tubuh orang yang sehat. Tapi hal itu tidak berlaku bagi seorang bocah asal Singapura. Sejak 3 tahun lalu, tubuhnya tidak pernah memproduksi urine.
Si kecil Bryan Liu (6 tahun) terlahir hanya dengan satu ginjal, yang akhirnya juga gagal berfungsi ketika ia berusia 2 tahun.
Saat itu, sang bunda Serene Ng telah mendonorkan ginjal untuk putranya tercinta. Sayang, ginjal donor tersebut gagal berfungsi dengan baik dan harus segera diangkat. Alhasil, Bryan tak lagi memiliki organ ginjal.
Setelah kejadian itu, tubuh Bryan tak pernah lagi memproduksi urine, yang artinya ia tidak pernah buang air kecil. Ia pun harus menjalani prosedur dialisis (cuci darah) 10 jam setiap hari agar tetap hidup.
Tapi bocah pemberani ini akhirnya membuat sejarah dalam hidupnya pada 21 Juli lalu. Ia menjadi orang termuda yang menerima ginjal baru dari donor hidup altruistik (donor orang asing).
“Dia begitu bahagia. Dia terus tertawa dan saya tidak bisa percaya. Ia melakukannya berjam-jam. Setiap kali ia buang air kecil, ia terus tersenyum sendiri,” jelas Serene Ng (38 tahun) kepada The New Paper, seperti dilansir Asiaone, Kamis (9/8/2012).
Setelah Bryan mendapatkan ginjal baru, kini Bryan bisa minum sampai tiga liter air setiap hari. Sebelumnya, ia hanya diizinkan minum air sebanyak 300 ml.
Bryan juga bisa terbebas dari semua tabung yang melekat pada tubuhnya dan untuk pertama kalinya ia bisa mandi sejak hari transplantasinya.
“Dia berlari dan melompat-lompat. Dia begitu bahagia. Anda bisa tahu dari binar di matanya,” tandas Serene. 
Sumber : http://health.detik.com/read/2012/08/09/132131/1987181/763/bocah-yang-tak-pernah-pipis-selama-3-tahun

KONI: Olimpiade Gagal Karena Persiapan Tak Cukup

Olimpiade London
Logo Olimpiade London 2012
Jakarta - Indonesia gagal mempertahankan tradisi emas di Olimpiade 2012. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tono Suratman menyebut persiapan kurang sebagai penyebabnya.

Olimpiade tahun ini merupakan catatan terburuk bagi Indonesia di 20 tahun terakhir. Indonesia hanya mampu meraih medali dari cabang olahraga angkat besi: Eko Yuli Irawan perunggu, Triyatno menyabet perak.

"Kalau dari kacamata saya sebagai ketua umum KONI, kita harus mengetahui prestasi itu mahal. Artinya, program-program program harus lebih dipersiapkan jauh sebelum 4 tahun lalu sebelum Olimpiade 2012 ini. Tetapi ini tidak," ujar Tono Suratman di Jakarta, Rabu (8/8/2012).

Tono mengakui, salah satu kendala yang dihadapi kontingen-kontingen Indonesia adalah waktu persiapan yang sangat mepet. Namun, ia tidak ingin menyalahkan siapapun. Kini, ia akan fokus untuk menjalankan program-progam ke depan.

"Mestinya, program dipersiapkan 4 tahun sebelum Olimpiade. Di tahun ketiga dan keempat tinggal latihan-latihan intensif dan bertahap. Kemudian atlet mulai masuk babak kualifikasi," papar dia.

"Namun saya melihat, bulutangkis tidak semua mengikuti kompetisi dan kualifikasi. Cabang-cabang unggulan seperti angkat besi, panahan juga. Jadi, kami tidak bisa mencari kuota.

"Jadi saya ke depan akan menjadikan ini sebagai bahan evaluasi. Saya akan memulai dari awal, berkomunikasi dengan KOI dan pemerintah," tukas dia.

Sumber : http://sport.detik..com/read/2012/08/08/154024/1986414/1437/koni-olimpiade-gagal-karena-persiapan-tak-cukup?s99220369